Low-code Development Platform vs Traditional Development | Manakah yang Terbaik?

low-code development vs traditional development

Pada dasarnya tidak terlalu banyak perbedaan antara low-code platform development dan traditional development seperti koding konvensional yang banyak dilakukan. Meskipun adabeberapa hal yang berbeda dari traditional development, low-code platform tetap menjadi investasi untuk bisnis yang berharga bagi perusahaan. Karena Low-code platform development menyediakan alat visual untuk bisnis agar bisa mengoptimalkan pengembangan aplikasi yang sedang di kerjakan.

Disini iSystem Asia akan membantu menjelaskan low-code platform development dan traditional development serta mempelajari perbedaan dari masing masing development agar anda dapat meningkatkan pengembangan aplikasi bisnis anda.

Traditional Development

Traditional Development mengacu kepada berkerja dengan seluruh tim IT pengembang dan pemrograman untuk mengumpulkan persyaratan-persyaratan dan mengembangkan rencana dengan tim pengembang untuk membuat koding sesuai dengan kebutuhan. Proyek dengan traditional development sering kali sangat rumit dan mahal. Serta sering kali proyek berjalan sangat lama karena tertunda dengan hal sebagai berikut:

1. Kesalahan koding

2. Estimasi tidak akurat

3. Proses testing yang lama

4. Infrastruktur

Selanjutnya, proses pemeliharaan lanjutan dengan pengembang aplikasi tentu mengeluarkan biaya yang mahal.

Baca Juga: Aplikasi BPM akan Membuat Bisnis Anda Lebih Mudah! Ini Alasannya

Apa itu Low-Code Development Platform

Tidak seperti traditional development, Low-code development platform adalah cara cepat untuk membuat, merancang, dan mengembangkan aplikasi perangkat lunak dengan sedikit bahasa pemrograman. Menggunakan low-code development platform dapat membuat pengembangan aplikasi lebih efisien dan menghemat waktu.

Cara Kerja Sistem Low-Code Development Platform

Low-code development platform telah menyediakan pengembang aplikasi dengan banyak alat untuk membuat halaman antarmuka drag-and-drop. Low-code development platform mempermudah dan mempercepat pengembang aplikasi untuk membangun aplikasi modern tanpa memikirkan sintaks kode yang rumit.

Perbedaan Low-code Development Platform vs Traditional Development

1. Biaya

Traditional development memiliki biaya yang sangat mahal untuk proses desain dan develop aplikasi. Ini biasanya merupakan opsi yang dipakai oleh perusahaan yang sangat besar dan membutuhkan aplikasi yang sangat khusus dan sulit untuk di buat dengan menggunakan low-code development platform

Low-code development platform memiliki biaya yang jauh lebih rendah dengan traditional development, perusahaan dapat memilih untuk akses yang ingin digunakan dan bukan ditentukan oleh pengembang aplikasi.

2. Kecepatan

Traditional development memiliki proses yang rumit dan membuatnya lama dalam pemrosesan. Untuk kode yang kompleks ini memerlukan banyak waktu untuk memahami kebutuhan secara akurat.

Berbeda dengan low code development platform yang jauh lebih mudah untuk digunakan Anda tidak perlu menulis kode yang rumit, hanya cukup dengan drag-and-drop untuk mengembangkan aplikasi.

3. Kualitas Aplikasi

Karna memiliki tingkat proses dan kesulitan yang tinggi, traditional development biasanya banyak menghasilkan bug/error pada aplikasi sehingga dapat menyulitkan pengguna dalam menggunakan aplikasi.

Sebaliknya, low-code development platform umum nya tidak menghasilkan bug saat proses pembangunan aplikasi. Ini berarti Anda dapat bebas mengembangkan aplikasi tanpa harus khawatir dengan bug/error.

Baca Juga: Apa itu CRM? Penjelasan Lengkap Tentang CRM

Manfaat Menggunakan Low-Code Development Platform

Manfaat yang paling utama dari low-code development platform adalah kemudahan. Tetapi banyak juga manfaat yang di inginkan lainnya.

1. Skalabilitas

Low-code development platform mudah digunakan dan mudah untuk di kembangkan, tanpa perlu pengembang professional.

Mengurangi masalah pada proses pengembangan aplikasi yang dapat memicu kenaikan biaya produksi. Dengan low-code development platform biaya dapat ditekan dan meningkatkan produktivitas yang secara alami dapat berpotensi untuk membuat bisnis lebih berkembang.

2. Kecepatan

Low-code development platform memiliki kecepatan dalam proses pengembangan, yang berarti mempercepat kegiatan produktivitas bisnis yang dapat membantu bisnis anda untuk mengambil keputuasan lebih cepat dan tepat.

3. Kapabilitas

Low-code development platform menggunakan komponen yang dapat digunakan untuk memberikan visual dan menghindari kebutuhan koding konvensional. Memudahkan pengembang aplikasi yang dapat berguna sesuai kebutuhan bisnis dan konsumen menjadi lebih baik.

low-code development vs traditional development

Tertarik dengan Low-code Development Platform?

Low-code sanggup untuk memudahkan dalam para pengembang aplikasi pada proses development agar dapat mempersingkat waktu menjadi lebih efektif dan efisien. Dari hal tersebut iSystem Asia hadir dengan menyediakan pelayanan aplikasi dengan Low-code Development Platform yang akan memudahkan keperluan bisnis agar dapat lebih cepat dan efisien. iSystem Asia juga menyediakan beberapa pelayanan lainnya seperti, CRM dan BPM Technology, Consulting dan Advisory, Training dan Certification. Untuk informasi lainnya silahkan hubungi kontak yang dibawah.

Baca Juga: Software CRM Terbaik 2022 - iSystemasia

Questions? We’ve got answers.

You don’t learn everything in life by reading a manual. So, if you have questions about iSystem Asia products, services, implementation, or anything else, please reach out. Our representative is ready to help.

 

Request for presentation, call our Account Manager.
Ph: +62 21-7883 3022/7883 8714
Email: lissa@i-systemasia.com

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top