Slider

Optimalkan Layanan Pelanggan Lewat CRM di 2019

5 August 2019 - Tarmat Setiawan

Pemerintah menargetkan pada akhir 2019 terdapat 8 juta UMKM akan "go online". Ini jadi bagian rencana E-commerce Roadmap, hingga akhir tahun 2020 dengan perkiraan valuasi bisnis hingga USD 10 miliar.

Fakta menunjukan, kebutuhan terkait penggunaan perangkat digital kian tinggi di Indonesia. Hal ini akhirnya berimbas kepada pola kebiasaan konsumen memilih barang atau jasa.

Di tengah persaingan, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan kian dibutuhkan. Terutama merengkuh dan merawat hubungan dengan pelanggan lewat sistem Customer Relationship Management (CRM).

Tahun 2019 saat yang tepat Anda menggunakan CRM. Karena diperkirakan persaingan digital kian ketat hingga harapan pemerintah mencapai target pemanfaatan teknologi di semua lini industri.

Lalu bagaimana kira-kira penerapan CRM di pakai tahun 2019 ini? Sejumlah media global dan nasional mencatat sejumlah poin, dihubungkan dengan kondisi di Asia Pasifik dan Indonesia.

 

1. Penerapan IoT CRM gencar

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) berencana menerbitkan regulasi Internet of Things (IoT) di 2019. Setelah regulasi ini terbit, teknologi IoT diproyeksi bakal diadopsi masif oleh industri dalam negeri.

Dengan peningkatan penggunaan IoT pengalaman klien penjual dapat meningkatkan penjualan dengan menganalisis tren pencarian, pembelian sebelumnya, browsing online, dan penggunaan smartphone kian tinggi.

 

2. Masifnya penerapan social CRM

Di Indonesia tahun 2019 dijuluki tahun politik. Selain sebagai alat kampanye politik yang efektif, social media kian diandalkan di sektor pemasaran untuk merek. Apalagi dengan mengintegrasikan social media dengan CRM bisa makin maksimal.

Social CRM dimulai dengan komunikasi pelanggan melalui media sosial, namun tidak berhenti sampai di situ. Social CRM harus diintegrasikan secara maksimal, tidak cukup Anda membuat akun social media di internet saja.

 

3. Penggabungan AI dan CRM

Kecerdasan buatan atau Artificial Inteligence atau AI, sudah semakin marak digunakan di berbagai bidang. Lewat AI, semua pekerjaan manusia bisa terbantu lebih cepat.

Menurut Demandbase, 80% eksekutif marketing percaya bahwa AI akan merevolusi industri marketing pada 5 tahun yang akan datang. Pemanfaatan AI akan dikombinasikan dengan teknik CRM.

Dengan memanfaatkan rekam jejak konsumen pada pembelian sebelumnya dan beberapa quisioner, AI bersama CRM bisa memberikan rekomendasi pada konsumen sehingga mungkin konsumen tertarik untuk membelinya.

Dari hal tersebut, AI dan CRM penting untuk diterapkan pada bisnis supaya semua produk kita bisa tersebar dengan merata.

 

4. Adopsi CRM lewat mobile

Integrasi konsep CRM dengan memanfaatkan platform web dan mobile sangat gencar. Diharapkan hal ini dapat memberikan berbagai kemudahan dalam menjalin komunikasi yang terus-menerus dengan pelanggan.

Implementasi konsep CRM dengan memanfaatkan berbagai platform diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan pelanggan dan perusahaan serta memberikan kemudahan dalam proses peningkatan pelayanan.

Tujuannya menjadi media informasi kepada pelanggan dengan biaya yang relatif lebih kompetitif.

 

**

CRM memang sebuah konsep lama, namun tren digital yang tak terbendung mendorong  CRM lebih cepat alami revolusi. Jika kita di tahun baru masih memakai cara-cara lama, niscaya kita akan jauh tertinggal.

Sekarang saat yang tepat untuk memulai.

About Author

Tarmat Setiawan
  • Facebook
  • LinkedIn
  • Youtube
  • Instagram