BPM Adalah Sentral Transformasi Digital

February 20, 2018

Fakta dari penelitian Gartner menyatakan bahwa saat ini sebanyak 25% bisnis yang kehilangan daya saing setiap tahun berasal dari ketidakmampuan digitalnya. Kita sekarang berada dalam Revolusi. Teknologi baru dalam Sosial media, Mobilitas, Komputasi Awan, Big Data, Internet of Things, Smart City, Industry 4.0 mengubah segalanya.

Karena itu semua perusahaan harus beradaptasi untuk memenuhi tantangan bisnis jika mereka ingin bertahan menghadapi perubahan ekonomi global, persaingan usaha, peraturan baru, disruptive teknologi dan terutama harapan para pelanggannya.

Untuk mencapai tujuan mereka dan mengembangkan kapasitas perusahaan atau organisasi untuk berinovasi. Perusahaan harus memiliki fleksibilitas untuk memikirkan ulang segala sesuatunya sesering mungkin dan dapat membuat perubahan yang diperlukan dengan cepat.

Transformasi digital akan menghasilkan tiga perubahan besar dalam sebuah organisasi: perubahan dalam penawaran produk dan layanan, perubahan dalam rantai nilai untuk menghasilkan produk baru dan menawarkan layanan baru; dan perubahan model bisnis.

Oleh karena itulah, perusahaan-perusahaan yang melakukan perjalanan transformasi digital harus fokus pada Business Process Management (BPM). BPM cocok dengan strategi transformasi digital di mana perubahan bisnis mengandung empat pilar utama: orang, perusahaan, beragam proses yang mempengaruhi keseluruhan rantai nilai.

BPM sangat mendukung pilar tersebut. Lalu mengapa BPM menjadi elemen yang sangat penting bagi kesuksesan sebuah perusahaan? BPM yang efektif dan efisien dapat menghasilkan nilainilai kompetitif bagi perusahaan. Proses bisnis yang dikelola dengan baik akan mampu menumbuhkan peluang.

BPM adalah sebuah pendekatan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi melalui pembangunan otomatisasi proses dan ketangkasan untuk mengelola perubahan pada era digital. BPM membantu perusahaan dalam mengawasi dan mengontrol seluruh elemen pada proses bisnis, seperti karyawan, pelanggan, pemasok, dan workflow.

BPM meningkatkan kualitas proses bisnis melalui sarana feedback yang lebih baik. Review yang berkesinambungan dan real-time akan membantu perusahaan dalam mengidentifikasi masalah dan kemudian mengatasinya secara lebih cepat sebelum masalah tersebut berkembang menjadi lebih besar.

Salah satu alasan adopsi digital oleh banyak bisnis adalah perlunya peningkatan kecepatan dan kelincahan yang lebih di mana sangat memungkinkan untuk respon yang lebih baik untuk mengubah situasi pasar atau harapan pelanggan.